Senin, 18 April 2011

tips membeli kamera digital


artikel ini meski dalam cara bertutur yang berbeda, saat ini (april'10) sedang dalam proses publikasi melalui Rembrandt News, buletin bulanan milik warga perumahan kami. salah satu alasan aku tulis kembali di sini agar lebih banyak orang yang mendapatkan secuil informasi mengenai kamera digital dan tips dalam membeli kamera digital. meskipun terdengar basbang namun nyatanya aku banyak menerima pertanyaan dari tetangga dan temen – temen mengenai tips membeli kamera digital.

penetrasi peralatan digital di indonesia sungguh sangat mencengangkan, sangat luar biasa. di tengah himpitan ekonomi yang semakin jauh tertinggal di antara negara asia, ternyata hal ini tidak menghalangi produsen peralatan digital untuk merangsek masuk ke pasar indonesia. peralatan digital semakin menemukan pasarnya ketika harga semakin terjangkau oleh kalangan menegah ke bawah. salah satu peralatan digital ini adalah kamera digital.

dewasa ini penggunaan kamera digital sudah hampir bisa disejajarkan dengan ponsel. semakin banyak orang yang membawa serta kamera digital kemana pun pergi. rasanya kamera digital sudah menjadi kebutuhan pokok untuk sebagian kalangan. kondisi ini diperkuat dengan semakin banyaknya produsen yang memasarkan kamera digital dengan berbagai kelas dan harga. namun dengan banyaknya kamera digital yang tersedia di pasar, masalah timbul manakala kita, yang awam dengan teknologi memilih salah satu kamera digital untuk kita beli. dibutuhkan semacam guidance atau tips dalam membeli kamera digital. tips membeli kamera digital yang aku tulis ini lebih ke pengguna awam, yang benar – benar belum mengerti apa dan bagaimana kamera digital.

1. dana

tips membeli kamera digital pertama adalah seberapa dalam anda akan merogoh kantung untuk ditukarkan dengan sebuah kamera digital? sebab bagaimanapun akhirnya pilihan anda ditentukan dengan besar duit yang musti anda bayarkan. asal anda tahu, rentang harga kamera digital amat lebar. anda bisa dapatkan sebuah kamera digital ‘hanya’ dengan harga sejutaan sampai puluhan juta rupiah. salah satu produsen lokal bahkan telah memiliki deretan produk kamera digital yang tergolong murah di kelasnya.

2. tipe kamera digital

tips kedua adalah tipe kamera. di dalam dunia fotografi digital dikenal 3 type kamera digital, yakni : pocket, prosumer, dan digital SLR (single reflex lens) atau disingkat dslr. ketiganya dimaksudkan untuk membagi kelas kamera sesuai dengan kebutuhan dan peruntukan pemakai. sebagai contoh, apabila anda bermaksud membawa serta kamera digital anda kemanapun pergi, pilihan tepat adalah model pocket. bentuknya memang seukuran kantung baju. kecil, tipis, namun tetap bisa memuat berbagai kecanggihan teknologi.

bagi anda yang membutuhkan kamera digital dengan kemampuan zoom di atas rata – rata dan memiliki kemampuan setting semi manual atau bahkan full manual, pilihan ada pada kamera digital prosumer. bentuk kamera digital ini lebih gemuk dan sedikit lebih berat dibandingkan dengan tipe pocket.

sedangkan bagi yang serius ingin mendalami fotografi digital, aku sarankan berburulah kamera dslr. kamera digital ini memiliki semua fitur yang dibutuhkan di dalam sebuah pemotretan. bahkan lensa dslr bisa diganti – ganti sesuai dengan kebutuhan. dan uniknya lensa dslr banyak yang kompatibel dengan lensa kamera manual jadul.

3. fasilitas zoom kamera digital

di dalam dunia kamera digital dikenal dua macam zooming, yakni optical zoom dan digital zoom. tipe pertama mengacu kepada kemampuan fisik lensa di dalam melakukan pembesaran citra gambar yang masuk ke dalam sensor cahaya. sedangkan digital zoom adalah kemampuan logic software pemrosesan citra gambar di dalam melakukan pembesaran gambar. optical zoom tidak akan menghasilkan gambar pecah seperti di dalam digital zoom. anda musti hati – hati karena banyak penjual, khususnya di glodok yang selalu mengatakan TOTAL nilai zoom. pilihlah kamera digital yang memiliki angka optical zoom yang terbesar (apabila memang zoom menjadi titik perhatian anda).

4. sensor dan ukuran sensor

tips membeli kamera digital selanjutnya adalah memilih sensor dan ukuran sensor. umumnya kamera digital berkategori murmer (murah meriah) menggunakan sensor CMOS. sensor ini di dalam pembuatannya lebih murah dibandingkan dengan sensor CCD. namun salah satu produsen kamera digital ternama berani menggunakan sensor CMOS untuk produk unggulan mereka. tentunya ini harus dipahami sebagai strategi berdagang mereka.

sensor CCD dikenal boros energi namun sanggup menghasilkan detil warna yang sempurna sedangkan CMOS irit namun kurang bagus di dalam menangkap warna.

secara umum, kita tidak usah dipusingkan dengan jenis sensor, anda hanya perlu tahu berapa ukuran (fisik) sensor tersebut. untuk diketahui, sensor adalah media pengganti film konvensional yang berfungsi untuk mengubah cahaya menjadi data digital. gampangnya semakin besar ukuran sensor semakin bagus gambar yang dihasilkan. ukuran paling besar sensor yang biasa disebut dengan full frame. beberapa kamera digital profesional (dslr) memiliki sensor full frame berukuran 135 alias 24mm x 36mm.

resolusi sensor, biasa dituliskan sebagai megapixel, yang merupakan hasil perkalian jumlah pixel secara horisontal dan vertikal, bukanlah satu – satunya tolok ukur sebuah kamera digital dapat dikatakan baik. seperti yang aku tuliskan di atas, yang lebih penting justru ukuran (fisik) sensor. megapixel lebih mengacu kepada berapa besar anda akan mencetak foto anda. semakin besar ukuran megapixel, semakin besar ukuran cetakan foto. sebagai perbadingan, kamera digital dengan 3.2Mpixel sudah dapat menghasilkan gambar ukuran 4R dengan sangat bagus. meskipun dalam praktiknya dapat di-expand ke ukuran 10R tanpa mengurangi kualitas secara drastis.

perbandingan antara megapixel dengan ukuran sensor yang terkecil-lah merupakan kamera digital terbaik. sayang sekali kebanyakan produsen kamera digital tidak mencantumkan dengan jelas ukuran sensor ini, terutama pada kamera tipe pocket produksi mereka. anda dapat melihat review beberapa kamera digital di internet sebelum memutuskan memilih salah satunya.

5. tips lain dalam membeli kamera digital

pilihlah kamera digital yang menggunakan memory card yang umum dijumpai di pasaran. semakin banyak produsen yang membuat semakin murah harganya.

apabila anda berniat menggunakan kamera digital untuk memotret di ruangan yang minim cahaya misal sebuah konser musik indoor, kepekaan sebuah lensa sangat diperlukan. hal ini ditunjukkan dengan semakin besar angka iso. namun semakin besar iso semakin berisiko menghasilkan gambar dengan noise tinggi. meskipun ada beberapa kamera digital profesional yang memiliki iso tinggi dan noise yang rendah, namun tentu saja harganya akan sangat mahal untuk ukuran awam/pemula.

satu hal yang tidak kalah penting adalah bateray kamera digital. pemilihan penggunaan bateray AA atau AAA pada kamera digital lebih mengarah kepada pertimbangan harga dan kemudahan didapat di pasaran. patut dicatat bahwa bateray kamera digital, pada umumnya rechargable, memiliki umur/masa manfaat yang sangat terbatas. tentu saja anda tidak mau direpotkan untuk mencari pengganti bateray kamera digital anda bila memang sudah tiba waktunya untuk diganti.

untuk calon fotografer profesional, masih banyak faktor yang harus diperhatikan di dalam membeli sebuah kamera digital. misalkan : dinamic range, white balance, speed, sampai refresh time.

silakan baca – baca link berikut ini untuk mengetahui informasi lebih dalam dari dunia fotografi digital :

/*silakan dikoreksi bila ada kalimat yang salah.

This entry was posted in Foto: Digital Imaging and tagged , , . Bookmark the permalink.

Tips Berpacaran


Mungkin diantara temen-temen ada yang sedang mengalami kebosanan atau kejenuhan dalam hubungan, dan lagi gak punya ide mau ngapain. Nah disini coba kasih sedikit tips agar pacaran tidak membosankan, yang pernah dilakukan orang lain dengan pasangannya, semoga juga bisa jadi solusi buat yang lagi buntu.

Berikut ada beberapa tips agar pacaran tidak membosankan yang mungkin berguna dan bisa membantu temen-temen. Bukan hal yang mutlak koq buat dilakukan, hanya sedikit ‘ide’ saja.
a. Jangan terlalu sering ketemu
Frekuensi bertemu yang terlalu sering akan membuat hubungan cepat hambar. Dalam hubungan apapun yang penting kualitasnya bukan kuantitasnya.

b. Kabur dari pasangan
Sesekali anda perlu ‘kabur’ dari pasangan. Maksudnya jika anda terbiasa dengan ‘melaporkan’ semua aktifitas, cobalah keluar dari kebiasaan itu.

c. Berbaur dengan temannya
Tidak ada salahnya berbaur dengan teman – teman dari pasangan anda. Jika anda sedang bosan dengan pacar, bisa dialihkan dengan teman-temannya yang dia sudah kenal.

d. Moment dadakan
Jangan terlalu lempeng dengan hubungan anda, itu sangat membosankan. Buatlah moment dadakan untuk acara sekecil apapun, karena hal tersebut akan membuat pasangan merasa tiap saat adalah moment berharga.

e. Surprise kecil
Jangan segan-segan memberikan kejutan kecil pada pasangan. Tidak harus selalu pria ke wanita, bisa sebaliknya. Karena hubungan pacaran adalah hubungan dua arah.

f. Olahraga berdua
Lepas dari rutinitas yang menguras otak dan fikiran, coba anda buat jadwal khusus berdua ke gym atau hanya sekedar jogging berdua. Bahkan bisa juga hubungan anda makin erat.

g. Mengenal keluarganya
Mengenal keluarganya tidak hanya anda yang akan memutuskan menikah. Saat pacaran juga perlu mengenal keuarga masing-masing. Sesekali berbaurlah dengan keluarganya tanpa melibatkan pasangan anda.Seperti berbelanja dengan ibunya, atau ke karaoke dengan kakaknya.

h. Ke Salon berdua
Salon bukan hanya milik wanita, pria juga wajib ke salon. Ajaklah pasangan anda saat ke salon, bukan untuk menemani atau sekedar menunggui, tapi libatkan pasangan dalam kegiatan salon anda. Seperti creambath atau perawatan tubuh lainnya.

i.Panggilan sayang
Panggilan sayang haruslah selalu ada dalam suatu hubungan. Jangan memanggil dengan kalimat ‘sayang’,'cinta’, de.el.el saja, tetapi variasikan panggilan anda, agar tidak sama dengan pasangan-pasangan lain.

Semoga tips agar pacaran tidak membosankan ene berguna yah guys…..sebenernya bukan buat yang lagi pacaran ajah sih, yang udah berkeluarga juga boleh dicoba koq .Selamat mencoba…!!

Tips Menggunakan BlackBerry


Hemat Waktu dengan AutoText
AutoText adalah salah satu fitur yang terintegrasi dalam BlackBerry. Fungsinya hampir sama dengan fitur Spelling & Grammar pada Microsoft Word. Fitur ini akan mengoreksi teks. Misalnya Anda mengetik "acn". AutoText akan mengoreksinya menjadi "can".

Selain itu, efisiensi waktu dapat diwujudkan dengan fitur T9 dan apostrophe, fungsi yang mampu menempatkan tanda baca secara tepat. Contohnya, pada kata "aren't". Apostrophe akan secara otomatis menempatkan aksen (') di antara "n" dan "t".

Menariknya lagi, AutoText dapat dapat menyimpan template pesan. Bahkan, template tersebut bisa dikonversi dengan shortcut nomor atau tombol tertentu. Sehingga, ketika tengah berada di tengah meeting, Anda tak perlu membuang-buang waktu mengetik di window SMS atau Messenger. Tinggal tekan tombol shortcut berpesan "I'm On Meeting" atau pesan lain.

Shortcut
Di luar fitur AutoText, BB juga memiliki sejumlah shortcut yang sudah diatur sebelumnya.
* Tombol spasi dua kali akan membuat satu tanda baca titik ditambah satu spasi
* Menahan tombol huruf akan membuatnya menjadi huruf kapital
* Saat menulis alamat web, tombol spasi akan otomatis menjadi tanda baca titik (.)
* Saat menulis alamat e-mail, tombol spasi pertama akan berubah menjadi tanda @ dan tombol spasi berikutnya berubah menjadi tanda baca titik (.) - fungsi ini hanya berlaku di kolom To, Cc, atau Bcc yang terdapat pada email atau kolom e-mail pada daftar kontak.

Memory Card Tambahan

BlackBerry Media Player dapat memutar berbagai macam format file audio dan video. Sama mudahnya dengan melihat foto. Dan, intensitas penggunaan file-file tersebut kini kian besar. Jadi tak ada salahnya memodifikasi BB Anda.

Memory card berkapasitas 1GB seharga Rp 100 ribu bisa jadi alternatif yang ramah kantong. Jika memori internal BB sudah hampir penuh, namun Anda menemukan momen berharga untuk diabadikan, tak perlu lagi repot menghapus file.

Gunakan BlackBerry Sebagai Thumb Drive
Dengan memori yang tak sebesar PC atau notebook, jangan jadikan memori internal atau memory card pada BB Anda sebagai gudang penyimpan file. Justru, jadikanlah BB sebagai thumb drive.

Ketika memory card pada BlackBerry tersambung pada komputer dengan kabel konektor USB (PC ataupun Mac, Windows, Linux, atau OSX), pada BB akan muncul pesan pop-up "Do you want to turn on Mass Storage Mode?"

Dengan menekan tombol "Yes", komputer akan mengenali BB sebagai drive baru. Seperti halnya sebuah PC yang terhubung dengan USB drive biasa. Selanjutnya, Anda dapat melakukan drag-and-drop file, baik dari maupun ke komputer. Dengan begitu, Anda dapat memilah-milah file, juga menyimpan dokumen penting.

• VIVAnews

1910


 Apakabar kereta yang terkapar di senin pagi
Di gerbongmu ratusan orang yang mati
Hancurkan mimpi bawa kisah
Air mata . . . . . . . . . . . air mata . . . . .
. . . . . . . . .
Belum usai peluit belum habis putaran roda
Aku dengar jerit dari Bintaro
Satu lagi catatan sejarah
Air mata . . . . . . . . . . . air mata . . . . .
. . . . . . . . .
Berdarahkan tuan yang duduk di belakang meja
Atau cukup hanya ucapkan belasungkawa aku bosan
Lalu terangkat semua beban dipundak
Semudah itukah luka-luka terobati . . . . . . . .
.
Nusantara . . . . . . . . . . . . . . tangismu
terdengar lagi
Nusantara . . . . . . . . . . . . . . derita
bila terhenti
Bilakah . . . . . . . . . . . . . bilakah . . .
. . . . . . . . . .
Sembilan belas oktober tanah Jakarta berwarna
merah
Meninggalkan tanya yang tak terjawab
Bangkai kereta lemparkan amarah
Air mata . . . . . . . . . . . air mata . . . . .
. . . . . . . . .
O o o o o o o o o . . . . . . . . . .
Nusantara langitmu saksi kelabu
Nusantara terdengar lagi tangismu
Ho . . . . ho . . . . . ho . . . .
Nusantara kau simpan kisah kereta
Nusantara kabarkan marah sang duka
Saudaraku pergilah dengan tenang
Sebab luka sudah tak lagi panjang

Senin, 04 April 2011

Ayam Bakar Kalasan Mas Mono

Tugas Bahasa Indonesia
Membuat resensi 'Tempat Nongkrong'.


Ingin makan lezat, kenyang, dan terjangkau? Jalan–jalan saja ke kawasan Tebet, Anda akan menemukan beragam jenis makanan dari yang berkonsep gerobak, warteg, hingga restoran kelas menengah. Tempat makan yang bisa direkomendasi salah satunya Ayam Bakar Kalasan Mas Mono di Jalan Tebet Raya 57, Jakarta Selatan. Ayam bakar tersebut mempunyai cita rasa yang lain dari pada ayam bakar lainnya.

Kalau Anda menuju ke Jalan Tebet Utara Dalam, lalu belok kiri sedikit, masuk Jalan Tebet Raya, persis di sudut kiri jalan akan terlihat satu komplek yang di dalamnya ada kios wartel, restoran Manado, dan studio musik. Warteg Ayam Bakar Kalasan Mas Mono nyaris tak terlihat karena posisinya mojok, dan tempatnya tak menarik, sederhana dan sumpek. Tapi, warung seluas 2×4 meter persegi dan hanya memuat maksimal 15 pengunjung itu nyaris tidak pernah sepi dari pengunjung.

Cukup dengan uang Rp 7.000, pengunjung bisa makan seporsi ayam bakar plus nasi, lalap, dan sambal. Menu lain tak banyak, ayam goreng, tempe, tahu. Minuman pun hanya soft drink, karena tak cukup tempat menyiapkan minuman olahan. Tapi, pengunjung datang ke sini karena ayam bakar dan sambal yang rasanya khas resep asli pemiliknya, Mono dan istrinya, Nunung.

Dari pengunjung biasa hingga kalangan artis, pejabat, dan dari anak sekolah hingga karyawan, semua suka rasa ayam bakar Mas Mono. Rasa khas ayam ini yakni manis gurih hingga ke tulang. Meski kelas kaki lima, Mono berani bersaing dengan produk lain yang serupa, karena dia selalu menjaga kualitas masakannya. Kualitas pelayanan pun dia pakai pengalamannya sewaktu kerja di restoran siap saji. “Keramahan pada konsumen, kerapihan penampilan selalu dijaga, seperti kuku jangan panjang dan tidak berkumis.

Tetapi yang bikin menariknya lagi tempat tersebut dipenuhi oleh foto-foto para artis terkenal dan disertai tanda tangan yang rata-rata mengatakan "ayam bakar mas mono uenak tenan..", diantaranya Harry Panca, Cut Tari, Indy Barens, Indra Bekti, Aming, Ello, Ferry Salim, Uya Kuya dan masih banyak lagi artis yang pernah makan ditempat tersebut.

Kini ayam bakar Mas Mono sudah mempunyai enam anak cabang antara lain:
1. Jl. Soepomo, depan Universitas Sahid
2. Jl. Tebet Timur Dalam No. 48
3. Jl. Pangadegan Selatan Raya
4. Jl. Pulo Nangka Barat II No. 86
5. Kantin Kampus ASMI - Pulo Mas
6. Jl. Inspeksi Saluran E 26 - Kalimalang

Dan pusatnya sendiri berada di Jl. Tebet Raya No. 57, Tebet - Jakarta Selatan. Telp. 92811166, Hp. 08128218674. Tempat tersebut buka pada jam 08.30 - 21.00. Ayam bakar Mas Mono ini menerima pesanan lho.. mulai dari tumpeng, nasi box, prasmanan untuk pesta, sampai bazaar.

Biasanya kalau sudah masuk waktunya makan siang, tempat tersebut ramai sekali dengan pengunjung mayoritas para karyawan, banyak pula para mahasiswa dan pelajar yang makan di tempat tersebut.

Saya jamin anda yang pernah merasakan kenikmatan rasa dari ayam bakar Mas Mono ini akan menambah porsi makan, termasuk saya tentunya. :)

Senin, 28 Februari 2011

“KISAH CINTA”


Mungkin kalau mengingat dulu, mustahil bisa bersamanya hingga kini. Pertama kali melihatnya dan mengenalnya entah mengapa seperti ada rasa yang berbeda di bandingkan mengenal teman-teman yang lain sebut saja iaa dengan panggilan dinda. Pada suatu hari di dalam ruangan kelas, kala itu ia maju ke depan kelas untuk mengerjakan tugas yang diberikan dosen waktu itu, memang waktu itu terjadi kejadian yang sangat mengejutkan teman-teman sekelas termasuk saya. Setelah ia selesai mengerjakan tugas, ia pun berbalik badan untuk bergegas kembali ke tempat duduknya, ternyata kaki kikrinya terjepit di papan tempat ia berpijak, karena waktu itu papan tulis terlalu tinggi sehingga menggunakan tangga yang terbuat dari papan untuk menjangkaunya. Sehabis kakinya terjepit diselah-selah papan ia pun nyaris terjatuh tapi untungnya tidak sampai terjatuh. Dari sanalah iaa menarik perhatian saya dan saya pun terus memperhatikan dia, mulai ada getar-getar cinta di hati saya.
Beberapa hari kemudian, saya terus memperhatikan dia tapi entah ia memperhatikan saya atau tidak, setiap ia berada di dalam ruangan dan saya diluar ruangan saya selalu melihat dia sesekali waktu saya sedang memperhatikan dia, ia pun menoleh ke saya dan saling menatap waktu itu. Pada saat saya ingin mendekati dia, tetapi sayang seribu sayang pada saat itu iaa sedang dekat dengan teman saya sebut saja dia anto, dan saya memutuskan untuk mengalah demi kebahagiaan teman saya dan dia, pada waktu itu saya melihat ia sedang berduaan dengan anto itu disebuah minimarket dekat kampus, begitu saya melihatnya tiba-tiba perasaan saya benar-benar cemburu melihatnya, entah mengapa saya bisa merasakan perasaan itu, padahal pada saat itu saya dan dia tidak memiliki hubungan apa-apa, mungkin saya mengenal dia tapi dia tidak mengenal saya.
Pada saat itu mereka semakin dekat, saya pun sangat sedih melihatnya. Mungkin di balik senyuman dan tawa saya tersimpan sedih yang teramat dalam, tapi saya harus tetap tegar menghadapinya. Melihat dia berbahagia saya pun ikut bahagia melihatnya, ada pepatah “Cinta itu tidak harus saling memiliki”. Dan akhirnya mereka pun berpacaran, dan saya pun sempet syok mendengarnya, tapi tak apalah asal masih bisa melihatnya tersenyum saya pun bahagia melihatnya walaupun dia tidak bersama saya. Saya hanya bisa melihat iaa dari kejauhan, pada saat itu memang benar-benar saya tidak tertarik kepada wanita lain selain dia. Hari-hari yang sangat berat bagi saya melihat iaa bersamanya, tapi saya harus bersabar menghadapinya.
Dan alhasil entah mengapa mereka berpisah, mungkin karena ketidakcocokan di antara mereka, saya tidak tahu. Pada saat status ia sendiri, saya pun tidak langsung dekat dengannya, saya ingin mengetahui tingkah laku ia lebih jauh, saya tidak ingin gagal lagi dalam menjalin hubungan. Tapi sayang ia tidak merespon saya. Lambat laun berjalan seperti itu, tidak ada kemajuan apa-apa dari hubungan saya dan dia.

Pada saat menjelang tahun baru saya dan teman-teman tingkat satu saya memutuskan untuk merayakan tahun baru dipantai anyer, dan pada saat itu teman lama saya yang bernama Nita (ia seorang wanita) ia ingin ikut merayakan malam tahun baru bersama saya dan teman-teman, dan ia pun mengajak 3 temannya juga. Dan dari salah satu temannya itu membuat saya tertarik dengannya, temannya itu berboncengan bersama saya, waktu itu kita touring menggunakan motor dan mobil, motor sebanyak 10 unit dan mobil 1 unit. Mungkin karena perjalanan yang ditempuh sekitar 7jam, dan mungkin karena kita lama di jalan dan satu motor, dari situ lah saya mulai tertarik dengan salah satu teman nita yang saya boncengi sebut saja sari. Dan setelah tahun baru itu,Karena tidak ada kejelasan hubungan dengan dinda saya pun dekat dengan temannya nita itu, mungkin pada saat saya dekat dengan sari, ada suatu kejadian yang saya rasa si dinda mempunyai perasaan terhadap saya, ada kejadian yang membuat saya yakin, kala itu kami sedang berlibur bersama teman-teman kelas, pada saat itu entah mengapa kita berdua bercanda-canda yang begitu mesra dan mantanya dinda melihatnya dan ia pun sedikit jealous, maybe. Diselah kita berdua sedang bercanda sari menelepon saya, dan saya pun mengangkat telepon dari dia, dan saya meninggalkan dinda yang saat itu kami sedang bercanda guraw. Sehabis saya menerima telepon dari sari, sayapun menghampiri dinda untuk melanjutkan canda tawa diantara kita, namun apa yang terjadi diluar dugaan saya, sikap dan sifat ia langsung berubah derastis terhadap saya, sebelum saya menerima tlp dari sari, sikap ia terhadap saya sangat hangat sekali, tetapi sehabis saya menerima tlp dari sari sikap dia begitu dingin sekali terhadap saya. Dari situ saya berfikir apakah ia memiliki perasaan terhadap saya??. Setelah pulang dari sana saya masih terus bertanya-tanya apakah dia memiliki perasaa terhadap saya, tetapi masih saja seperti dulu, dinda masih biasa-biasa terhadap saya.
Dan saya pun menjalin hubungan kepada sari, tanpa ada rasa apa-apa terhadapnya, hanya merasa enak aj di ajak bicara dan mungkin karena pas waktu kita merayakan malam tahun baru itu,dan saya pun menjalin hubungan kepada sari, tapi selama saya menjalin hubungan terhadap sari, saya selalu bercerita tentang dinda, sampai suatu saat sari marah kepada saya karena selalu menceritakan tentang dinda. suatu hari saya bermain kerumah sari, dinda pun sms saya, iaa bertanya “lg dimana lo zal??”, dan saya pun menjawab “lg drmh, tumben sms, ada apa neg din?” sedikit berbohong demi kebaikan,hahaa. Lalu dinda bertanya “lo cerita ap aja sama icha??” icha itu teman saya dan saya menganggap ia sebagai sister saya, memang saya selalu cerita tentang dinda terhadap icha, dan icha pun tau kalau saya mempunyai perasaan terhadap dinda. Dan saya menjawab pertanyaan dinda “icha? Cerita tentang lo”, trus dinda bertanya lagi “cerita apa lo tentang gw?”, saya menjawab “mau tau aj”.
Mungkin dari sanalah perjalanan kisah saya dan dinda berjalan. Malam harinya dinda sms saya, dan keesokannya pun kita bertemu dikampus, tetapi ia masih saja seperti dulu yang tidak merespon saya, tapi malam harinya ia sms saya lagi, ia pun mengirim sms ke saya “cie cie izal udah punya cewe toh? Baru tau gw”.
“tau dari mana din?”, sayapun membalas.
“dari FB lo”, langsung membalas sms saya.
“iaa, abis kalu sama lo, mana mau lo sama gw?”, sambil malu-malu saya membalas smsnya.
“gw mau kok, siapa juga yang gg mau sm lo?”, sentak perasaan saya sangat gembira, lalu saya melanjutkan membaca smsnya “tapi, sayang lo udah punya cewe”.
“hah!, serius lo mau sama gw??” sambil terkejut saya membalas smsnya.
“iaa serius!, tapi lo kan punya cewe, trus bagaimana donk?”, iaa pun membalas.
“yaudah, kasih waktu gw 1 minggu untuk mutusin sari”, saya membalas sms dia dengan spontan.
Dan berlanjut lah sms-smsan tersebut hingga tak terasa sudah larut malam, dan kami berdua memutuskan untuk tidur dan bertemu di kampus keesokan harinya. Keesokan harinya, setiba saya dikampus ternyata ia sudah berada didepan ruangan kelas, dan saya pun tiba dilorong menuju ruangan, dan sesampainya didekat ruangan ternyata dosen yang mengajar belum datang, dan saya pun ingin duduk dilantai sambil menghampiri teman-teman saya, ketika saya menoleh ketempat anak-anak cewe duduk ngumpul, tiba-tiba dinda pun sengaja menolehkan kepalanya kearah saya seakan ingin memberi isyarat bahwa ia ingin menyapa saya, dan baru pertama kali ia memberi senyuman kepada saya, saya takan pernah lupa dengan senyumanya itu sangat indah nan menawan.
Tapi walaupun saya sudah dekat, saya masih menjaga jarak terhadapnya, tidak tahu mengapa saya masih gerogi di dekatnya, jantung saya berdetak keras ketika pertama kali dekat dirinya, mungkin getar-getaran cintanya semakin keras, maybe. Mungkin, karena saya yang kurang berani untuk deketin dia, sampai-sampai ia pun merasa jenuh karena saya tak kunjung juga dekat dengannya. Tak lama saya berdekatan dengan dinda, saya pun menyudahi hubungan saya dengan sari, sampai sari pun merasa sedih saya menyudahi hubungannya dengan sepihak, itu semua saya lakukan untuk dinda, sampai sebesar itu saya mengorbankan orang yang sayang sama saya demi dinda. Dan pada saat itu saya pun langsung sms dinda untuk memberi kabar tersebut, dan respon ia sangat senang.
Akhirnya saya sudah tidak terikat hubungan dengan siapa-siapa, sayapun terus mendekati dinda, tepat 1 minggu saya berpisah dengan sari sayapun mengajak dinda ngedate untuk pertama kalinya, saya mengajak ia nonton diblok M dan pada saat itu saya sangat senang tiada tara. Saya memacu sepeda motor saya dengan sangat percaya diri untuk menjemputnya, tapi saya tidak menjemput nya dirumah, melainkan kita janjian dihalte depan sebuah mall daerah Jakarta Selatan dekat stasiun Kalibata. Saat itu saya benar-benar gembira bisa ngedate bersamanya, benar-benar tidak menyangka sama sekali, yang dulu hanya bisa melihat dari jarak kejauhan tapi kali itu, ia benar-benar berada dihadapan saya.
Dan kami pun tiba ditujuan, dengan rasa malu-malu kami pun berjalan berbarengan dan kami pun menonton sebuah film It’s Complicate, disetengah film tersebut saya mencoba memegang tangannya, setelah ia menoleh ke saya dan melihat kedua mata saya, pada waktu itu kita saling memandang satu sama lain, lalu saya mengatakan “din, mau gg kamu jadi cewe saya?”, ia pun hanya mengangguk-anggukkan kepalanya saja, dan saya pun bertanya kedua kalinya dengan pertanyaan yang sama, ia pun menjawab dengan malu-malu “iaa, aq mau jd pacar qm”. Sentak saya pada saat itu sangat bahagia tiada tara, saya amat teramat senang mendengar hal tersebut.

Akhirnya kami berdua menjalin hubungan seperti sepasang kekasih (saik dah kata-katanya), tapi tidak hanya sampai situ saja pengorbanan yang saya lalui, di saat kami menjalin hubungan dan teman-teman sekelas mengetahuinya bahwa saya sudah menjalin hubungan dengan dinda, ada yang senang dan mungkin ada yang tidak suka dengan hubungan kita berdua, maklum dalam segala hal pasti saja ada pro dan kontra.
Sampai-sampai ada saja sindir-sindiran seperti “main tikung-tikungan ni jadinya”, saya sih faham ap yang dimaksud, mungkin mereka berfikir saya mendapatkan dinda dengan cara merebut dia dari anto, maklum anto itu teman sekelas saya dan juga dinda.
Mungkin kalu sekali dua kali di sindir-sindir seperti itu yaa ad batas kesabarannya juga saya, tapi berkat dinda yang bilang ke saya “sabar aj yaa”, dan saya berusaha sabar. Padahal teman-teman sekelas saya tahu kalau dinda dan anto sudah lama tidak berhubungan, tapi lambat laun mereka juga menyadari kalau kita berdua saling menyangi.
Tapi setelah itu datang lagi masalah dari mantan saya si sari, ia meneror dinda dan saya, sampai-sampai ia bercerita ke teman-teman tingkat 1 saya, memang mereka sudah akrab satu sama lain, setelah sari cerita terhadap teman-teman tingkat 1 saya, pas saya datang kebasecamp tempat teman tingkat 1 berkumpul, itu suasananya sangat dingin sekali tingkah lakunya terhadap saya, sampai-sampai ada seorang teman saya, padahal saya cuma membuat kesalahan kecil, tiba-tiba ia ngotot ke saya, saya tanggepi dengan kepala dingin saja. Sambil mencari tahu ada apa sebenarnya terjadi sampai teman-teman tingkat 1 saya seperti itu, dan akhirnya saya tau bahwa sari bercertia yang tidak-tidak ke teman-teman saya, saya hanya diam saja dan sedikit menjauh dari mereka. Mungkin itu suatu pengorbanan buat dinda, saya rela kehilangan teman-teman saya untuk dia, dia juga pernah melontarkan kata-kata “dia rela mundur demi saya, supaya saya dan teman-teman saya akur lagi”, dan saya menjelaskan bahwa ini tidak ada sangkut pautnya sm dia, dan akhirnya saya di jauhi teman-teman tingkat 1 saya, yaa lumayan lama juga sih tidak bermain dan ngumpul-ngumpul bersama mereka lagi. Tapi mereka sadar apa yang dikatakan sari itu banyak yang dilebih-lebihkan dan tidak pada kejadian sebenarnya. Dan mereka pun lambat laun kembali dekat terhadap saya.
Mungkin bukan hanya itu saja cobaan demi cobaan yang saya lalui bersamanya, mungkin banyak cobaan yang timbul dari diri kita masing-masing, dari ke’egoan kita masing-masing, dari cemburuan kita terhadap pasangan, dari perbedaan dalam pola fikir, tapi itu semua Alhamdulillah bisa kita lalui berdua, walaupun terkadang sampai menumpahkan air mata, tapi itu lah perjalanan cinta, terkadang senang, sedih, kecewa, marah, benci, kesel jadi satu. Tapi mungkin itu sebagai bumbu penyedap dalam hubungan kami, tanpa itu semua hubungan kami mungkin terasa hampa. Dan sampai saat ini semua cobaan, masalah yang kami lalui berdua akhirnya bisa kami atasi semua, banyak do’a dari teman-teman semoga kami langgeng dan jadi suami-istri (amin… maunya gw) mungkin juga do’a dari orang tua kami supaya kami bisa mejalani hubungan ini dengan baik. Semoga kedepannnya kami bisa menghadapi semua cobaan bersama, susah senang bersama dan kami pun hidup bahagia.
AMIN….

THE END

Jumat, 12 November 2010

Step Up 3D



Selamat datang di dunia dimana semua dilakukan dengan tarian, dari meminta maaf pada teman sampai menyelinap masuk ke dalam sebuah pesta, tarian memang akan menjadi kontruksi utama “Step Up 3D” untuk membangun cerita. Bagi yang tidak menonton film pendahulunya pun tak perlu takut tidak mengerti jalan cerita, karena di film ketiga ini tidak ada sangkut pautnya dengan 2 film sebelumnya, kecuali karakter Moose (dari film pertama) dan Camille (dari film kedua) yang dimunculkan kembali hanya sebagai alasan penghubung benang merah. Jon Chu—sutradara Step Up 2: The Streets—masih akan mengandalkan koreografi-koreografinya untuk berdiri di barisan depan sebagai daya jual film ini, tapi tentu saja dia sadar tidak bisa menjual sesuatu yang sudah ada sebelumnya, lalu apa yang ditawarkan film yang melengkapi trilogi tarian “Step Up”? satu perbedaaan yang sangat jelas tentu penggunaan 3D (bukan konversi), untuk menemani variasi tarian unik yang “bergoyang” sepanjang film bergulir dari menit ke menitnya.

Sejak awal “Step Up 3D” sudah mulai memancing penontonnya untuk ikut menari lewat aksi Moose (Adam Sevani), mahasiswa teknik elekto Universitas New York yang tiba-tiba terlibat dalam adu tari dengan Kid Darkness, salah satu penari dari kelompok penari yang menamakan diri mereka House of Samurai. Dari sini Jon Chu terlihat sangat amat percaya diri memperkenalkan Moose dengan segala kelebihannya menari entah itu di atas jalanan ataupun di atas meja sekalipun, memanfaatkan lingkungan sekitarnya dari bulatan gelembung-gelembung sabun sampai menghancurkan dagangan orang lain di taman. Hal ini tentu saja mengundang polisi untuk menangkapnya dan sekaligus mengundang saya untuk masuk ke dunia “orang-orang yang terlahir untuk menari”. Sedikit insiden di taman mempertemukan Moose dengan Luke (Rick Malambri) yang memperkenalkannya pada sebuah tempat bernama “The Vault”, dimana anak-anak yang berbakat menari seperti dia berkumpul, berlatih, dan membentuk ikatan keluarga. Luke dan tim-nya menamakan diri mereka dengan sebutan House of Pirates dan mengundang Moose untuk bergabung.

Selain Moose, Luke juga mengundang Natalie (Sharni Vinson) untuk bergabung dengan House of Pirates. Dengan tambahan 2 orang berbakat ini, Luke dan tim-nya percaya bisa menjadi juara di kontes tari sedunia “World Jam” dan mengalahkan musuh bebuyutan mereka House of Samurai dengan pimpinannya Julien (Joe Slaughter). Kontes ini adalah harapan satu-satunya House of Pirates untuk mempertahankan rumah mereka yang akan disita oleh bank dan dilelang, jika Pirates menang, mereka bisa membayar hutang kepada bank. Disinilah konflik mulai mengisi slotnya bersanding dengan para penari yang asyik memamerkan keahlian cantik dalam menari. Selagi mimpi buruk kehilangan “The Vault” semakin nyata, House of Samurai juga mulai memperlihatkan sisi mata pedangnya yang tajam untuk menghentikan House of Pirates menjadi juara, tapi sisi rivalitas ini memang tidak terlalu menjadi fokus film ini. Justru konflik-konflik internal-lah yang paling sering menyita waktu, Moose diperlihatkan makin renggang dengan sahabat baiknya Camille (Alyson Stoner) dan Luke mendapat pelajran berharga dari gadis yang membuatnya jatuh cinta, Natalie. Akankah semua masalah ini menghambat laju House of Pirates untuk jadi pemenang dan menyelamatkan “rumah” yang mereka cintai?

Apa yang diperlukan untuk menonton “Step Up 3D” adalah nikmati segala bentuk tarian luar biasa yang diperlihatkan oleh penari-penari berbakat ini, lupakan fakta jika ceritanya memang mudah ditebak, datar, klise, miskin plot, dan ditambah dengan para pemainnya yang justru terlihat biasa saja ketika beradu akting, berbeda pada saat hentakan musik mulai bertalu-talu dan mereka mulai berdansa, disini mereka tidak kaku tapi sebaliknya tampil luwes dan sempurna melahap setiap koreografi yang diarahkan Nadine “Hi-Hat” Ruffin, sang koreografer. Tarian-tarian ini pun tervisualisasi dengan daya hipnotis yang kuat ketika dengan pas dipadukan dengan berbagai macam pernak-pernik tambahan yang menarik seperti berdansa di air atau berdansa dengan efek-efek lampu yang memanjakan mata. Film ini juga tidak sekedar menghadirkan tarian jalanan tapi juga turut mengisi slot 100 menit lebih durasinya dengan dansa formal ala pesta-pesta dansa yang dibuat berbeda dan duet Moose dan Camille yang menarikan tarian ala Broadway lalu dikemas layaknya film-film musikal. Film ini memang tidak istimewa secara keseluruhan tapi sudah cukup berhasil menangkap esensi keindahan dari sebuah tarian dan juga mengajarkan bahwa dengan tarian pun (bakat apapun) kita sanggup mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Momen terbaik di film ini adalah ketika melihat anak-anak kecil asyik menari tidak kalah dengan kakak-kakaknya yang lebih senior di House of Pirates.

Review

Good Point

- berbeda pada saat hentakan musik mulai bertalu-talu dan mereka mulai berdansa, disini mereka tidak kaku tapi sebaliknya tampil luwes dan sempurna melahap setiap koreografi yang diarahkan Nadine “Hi-Hat” Ruffin, sang koreografer.
- Film ini memang tidak istimewa secara keseluruhan tapi sudah cukup berhasil menangkap esensi keindahan dari sebuah tarian dan juga mengajarkan bahwa dengan tarian pun (bakat apapun) kita sanggup mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Bad Point
- fakta jika ceritanya memang mudah ditebak, datar, klise, miskin plot, dan ditambah dengan para pemainnya yang justru terlihat biasa saja ketika beradu akting

sumber : http://www.movieo.net/reviews/my-reviews/?user=71